Rabu, 03 Februari 2010

Google Bermimpi Chrome OS Berjalan di Tablet

CALIFORNIA - Kehadiran tablet iPad milik Apple, ternyata membuat Google iri. Perusahaan tersebut pun berangan-angan membuat produk yang serupa. 
Namun, keinginan Google bukan untuk memproduksi tablet seperti Apple, melainkan Google bermimpi suatu saat nanti tablet yang dibuat vendor lain mampu dibenamkan dengan sistem operasi Chrome OS.

"Bisa saja Chrome OS akan dibenamkan di tablet, dengan user inteface yang jauh lebih menarik, termasuk keyboard virtual yang lebih interaktif dengan layar," tegas  Gleen Murphy, salah satu pengembang Chrome, seperti yang dikutip Computer Weekly, Rabu (3/2/2010).

Google sendiri pada November lalu menunjukkan chrome OS yang berada di kernel Linux. Oleh perusahaan itu, Chrome OS ditujukan untuk notebook, walaupun tidak menutup kemungkinan pada device lain, seperti tablet itu.

Chrome OS cukup percaya diri dengan sistem operasinya itu, apalagi modal mereka bertambah dengan browser Chromenya yang makin hari bisa menggerus browser lain, seperti Firefox dan Internet Explorer.

Sayangnya tidak dijelaskan kapan realisasi itu akan terwujud. Pasalnya, notebook Chrome OS sendiri masih digodok kehadirannya, sebelum dilempar ke publik. (srn)

Minggu, 24 Januari 2010

Robot Humanoid Dibesut Jadi Guru SD




Jakarta - Nippon Institute of Technology merancang sebuah robot humanoid yang disiapkan untuk jadi guru sekolah anak-anak SD di Jepang.

Memiliki tinggi empat kaki, sesuai dengan rata-rata tinggi anak SD di sana, robot berwarna pink-hitam ini akan membagikan ilmu mengenai pemrograman software dan teknik hardware.

Robot yang dibuat menyerupai tingkah polah manusia ini nantinya akan berakting bak guru betulan untuk menemani proses belajar dan mengajar di kelas.

Sejumlah piranti seperti kamera, akselerometer, plural, gyroscopes, giroskop dan proyektor kecil di kepala, disiapkan untuk robot yang belum diberi nama ini.

detikINET kutip dari Cnet, Sabtu (26/12/2009), bagi sekolah yang ingin mendapatkannya, robot berbobot 33 pounds yang juga dibidani oleh Harada Vehicle Design, ZMP, dan ZNUG Design ini harus ditebuts dengan harga US$ 132.000 atau sekitar Rp 1,19 miliar.


( sha / rou ) 

Toyota Kembangkan Robot Penjelajah Bulan




Jepang - Tidak hanya ingin berkutat di dunia otomotif, Toyota rupanya juga berhasrat untuk mengembangkan teknologi robotika. Bahkan, raksasa asal Jepang ini sesumbar bakal menciptakan robot penjelajah bulan.

Robot yang sudah pasti canggih itu pun digadang-gadang bakal terwujud pada 2020 nanti. Robot ini dikatakan memiliki solar charger berupa baterai yang mampu memanfaatkan sinar matahari.

Jadi untuk bergerak, robot ini tinggal memanfaatkan sinar matahari yang mengenai tubuhnya, yang kemudian akan diubah menjadi tenaga listrik sehingga memungkinkan robot humanoid ini untuk melakukan berbagai aktifitas selama di bulan.

Dikutip detikINET dan Engadget, Senin (11/1/2010) disebutkan bahwa robot digadang-gadang dapat berjalan, melompat, meneropong hingga membuat tulisan dengan lancar.

Bahkan di internet, beragam ilustrasi yang menampilkan 'impian' dari Toyota ini pun sudah wara-wiri beredar.
( ash / faw )  

Sabtu, 23 Januari 2010

Backflip, Jagoan Baru Android Motorola


 

LAS VEGAS - Belum cukup bagi Motorola untuk mengeruk keuntungan dari sistem operasi Android yang disematkan di ponselnya. Setelah sukses besar dengan Droid, Motorola bersiap menelurkan Droid sebagai jagoan mereka untuk ponsel Android.

Diperkenalkan di CES 2010, di Las Vegas, ponsel Android Motorola itu dinamakan Backflip. Mengusung desain sliding, membuat ponsel ini memeliki papan ketik qwerty didalam lipatan badan ponsel. Perangkat ini juga mengkombinasikan antara layar 3,1 inchi dengan layar teknologi layar sentuh, yang membuatnya lengkap sebagai ponsel cerdas.

Dilansir Reuters, Sabtu (9/1/2010), untuk masalah perangkat lain yang dibenamkan, Blackflip memiliki kesamaan dengan Cliq, terutama soal prosesor 528-MHz Qualcomm, kamera 5 megapiksel, Wi-Fi, 3G dan Google Android 1.5. Termasuk didalamnya fitur Motoblur, yang memungkinkan pengguna melakukan navigasi cepat ke internet dan jejaring sosial.

"Tampilan Backflip membuat keyboard ponsel ini lebih besar dari produk lain sekelasnya.  Saya berharap Backflip bisa segera dipasarkan dalam kuartal pertama 2010 di berbagai belahan dunia," tegas CEO Motorola Sanjay Jha.

Seperti diketahui, Jha pun mengakui Motorola berharap bisa membangun kesuksesan berbasis Android dengan merilis lebih banyak ponsel untuk menjangkau berbagai segmen konsumen dengan harga yang beragam. Apalagi mereka membuktikan Android dan ponselnya Droid bisa membangkitkan perusahaan tersebut dari keterpurukan dalam beberapa tahun terakhir. (tyo)
sumber : techno.okezone.com 

Sony Ericsson Vivaz, Penerus Xperia X10


 

JAKARTA - Mengikuti jejak Xperia X10 yang diluncurkan pada bulan November 2009, Sony Ericsson gelontorkan Vivaz.

Sony Ericsson Viva merupakan terbaru kedua dalam keluarga ponsel komunikasi hiburan yang akan dipasarkan pada pertengahan semester pertama tahun 2010. Sony Ericsson Vivaz akan dipasarkan pada kuartal pertama 2010.

"Dengan Sony Ericsson Vivaz, kami telah menciptakan ponsel yang bisa menangkap momen-momen secara spontan dalam video berkualitas tinggi dan upload ekpresi tersebut ke web untuk berbagi dengan dunia. Sony Ericsson Vivaz menawarkan keindahan luar dalam dengan keterbukaan dan pengalaman intuitif pengguna yang memungkinkan konsumen untuk menangkap, melihat dan berbagi kehidupan mereka dan spontanitasnya dalam HD yang berkualitas,” ujar Djunadi Satrio, Head of Marketing Sony Ericsson melalui keterangan resminya, Minggu (24/1/2010).

Menurut Djunadi, Sony Ericsson Vivaz memungkinkan komunikasi benar-benar menjadi sebuah hiburan dengan video HD yang berkualitas tinggi yang memungkinkan konsumen untuk memproduksi dan menyiarkan pengalaman terbaik mereka dengan video capture terbaru dan fitur berbagi.

Ponsel ini dilengkapi dengan fitur yang memungkinkan pengguna merekam dengan spontan, momen-momen dan kenangan berkualitas HD dengan gambar tajam beresolusi tinggi untuk pengalaman nyata dalam video. Kunci video yang berdedikasi ini memungkinkan konsumen untuk merekam video langsung dengan fokus otomatis setiap kali untuk film yang sempurna. Memungkinkan review konten video dalam modus panel atau online melalui via Wi-Fi pada 3,2 inch layar lebar, meng-upload via Wi-Fi ke YouTube dan Picasa dalam resolusi tinggi walaupun sedang menggunakan fitur-fitur lainnya pada handset

Platform yang terbuka juga memungkinkan pengguna untuk mempersonalisasikan pengalaman hiburan mereka dengan men-download aplikasi melalui PlayNow dan Symbian Developer Community.

Selain itu, Vivaz juga mempermudah akses ke jaringan sosial seperti Facebook dan Twitter. Adanya fitur Face and smile detection, mempermudah pengguna mendapatkan gambar yang sempurna setiap kali, dan dilengkapi juga dengan Sony Ericsson Media Player.

Vivaz mendukung jaringan UMTS HSPA 900/2100 and GSM GPRS/EDGE 850/900/1800/1900, UMTS HSPA 850/1900/2100 dan EDGE 850/900/1800/1900.

Sony Ericsson Vivaz akan tersedia di Indonesia dari Q1 2010, dalam warna Moon Silver, Cosmic Black, Galaxy Blue dan Venus Ruby. (srn)

Jumat, 08 Januari 2010

iMac Baru, Lebih Besar dan Ringkas

 

Jakarta - Semakin ke depan, nampaknya Apple semakin inovatif dalam membuat mahakarya mereka. iMac terbaru kini telah beredar di pasaran. Berbalut full aluminium, produk ini tersedia dalam dua pilihan: 21,5 inchi dan 27 inchi.

DetikINET pun berkesempatan untuk mencoba salah satunya, yakni iMac 27 inchi. Cukup besar memang. Bahkan dibutuhkan sebuah troli, untuk menggotongnya ke ruang redaksi.

Saat membuka box iMac 27 inchi ini pertama kali, detikINET merasa sedikit aneh. Mengapa tidak ada banyak kabel di sini? Adakah yang kurang?

Nampaknya tidak. Pasalnya dalam box iMac tersebut hanya ada sebuah keyboard wireless dan si tikus ajaib magic mouse. Ya, hanya itu saja. Simple bukan? Satu-satunya kabel yang ada hanyalah kabel power.

Dibanding produk pertamanya di tahun 1998, iMac baru ini terlihat sangat ringkas tanpa kabel yang menjulur kemana-mana. Tentu saja, karena perangkatnya hanya dua itu tadi: keyboard dan mouse.


Keyboard Yang Mengecil dan Tanpa Kabel

Dibanding seri terdahulu, keyboard iMac baru ini terasa simpel, ringan dan tidak ribet. Walau kecil, keyboard ini berukuran full-size, tanpa tombol numerik di sisi kanan yang melebar. Apple sendiri mengklaim ukuran keyboard ini 24 persen lebih kecil dari versi terdahulu.

Begitu iMac telah login, keyboard berbalut aluminium ini langsung terdeteksi dengan baik, tanpa ada konfigurasi yang ribet. Berbekal koneksi bluetooth dengan dua buah baterai AA, keyboard ini masih nyaman digunakan seperti versi pendahulunya.

Saat dijajal detikINET, keyboard ini masih berfungsi dengan sangat baik pada radius sekitar 15 meter, walau terhalang sekat dan kaca. Apple sendiri mengkaim jarak terjauh wireless keyboard ini adalah 27 meter. Sangat cocok untuk digunakan presentasi di ruang meeting berukuran besar.

Tombol power keyboard ini terletak di sisi kanan, sementara untuk pembuka baterainya ada di sisi kiri. Bagi pengguna yang berminat, keyboard ini dijual terpisah seharga US $ 69.


Magic Mouse, Si Tikus Ajaib

Evolusi terbaru dari mouse Apple ini sangat unik. Perangkat ini memiliki kemampuan multi-touch ala layar iPhone maupun trackpad pada Macbook. Tak heran, mouse ini pun dinamai Magic Mouse.

Magic Mouse merupakan penerus Mighty Mouse, perangkat ini bisa tersambung ke perangkat Mac lewat Bluetooth.

Magic Mouse tidak memiliki tombol apapun di permukaannya, apalagi scroll wheel yang umum terdapat pada mouse untuk PC. Untuk navigasi pengguna bisa menggerakkan jarinya di atas permukaan mouse tersebut.

DetikINET sendiri menemui kesulitan saat pertamakali menggunakannya. Mengapa magic mouse tak menjalankan fitur terbarunya? Padahal iMac baru ini telah mengunakan OS X Snow Leopard. Ternyata hanya permasalahan update saja.

Menurut situs Apple, untuk bisa memakainya, sistem yang dipakai minimal adalah Mac OS X v10.5.8 dengan update Wireless Mouse Software 1.0. Jadi walau memiliki update OS X terbaru, jika tanpa update mouse akan percuma.

Piranti yang juga dijual terpisah seharga US $ 69 ini, memiliki chip cerdas di dalamnya. Dengan demikian perangkat ini tak akan bingung membedakan antara sentuhan, gerakan untuk scrolling, gerakan menyapu dengan dua jari bahkan jika pengguna hanya meletakkan jemarinya untuk beristirahat.


LCD Bening Bersuara Menggelegar


LCD baru berukuran 27 inchi ini terlihat lebih jernih dari versi sebelumnya, Dengan teknologi LED, bisa dibilang displaynya hampir mendekati kejernihan Apple Cinema Display.

Dengan resolusi sebesar 2560x1440 --masih kalah dengan Cinema Display 30 inchi-- iMac baru ini cukup nyaman saat digunakan untuk browsing, bekerja atau menyaksikan film berkualitas HD.

Terkait hal ini, detikINET mencoba memutar film Transformers 2 full HD 1080p. Di luar dugaan, ternyata suara yang keluar dari iMac ini sangat menggelegar dan jernih, layaknya menyaksikan film dengan home theatre full set. Padahal iMac ini tak dilengkapi speaker besar yang cukup menyita tempat.

Saat film ini diputar di ruang redaksi detik, kedahsyatan suaranya pun sempat menyedot perhatian seluruh ruangan. Dentuman bass dan keringnya treble pun terdengar jelas. Saat ada yang bertanya: Hey mana speakernya? Jawabnya mudah saja: Tidak ada bung, ini iMac!

Dengan LCD ekstra lega dan kualitas suara yang mumpuni, iMac baru ini juga cocok untuk diletakkan di ruang keluarga, untuk menikmati film-film dari DVD terbaru. Sayang iMac baru ini belum memiliki Blu-Ray.



Spesifikasi:
Prosesor : Intel Core 2 Duo 3.06 Ghz
RAM : 4 GB / 16 GB (max)
GPU : ATI Radeon HD 4670 / 256MB
Storage : 1 TB
DVD Speed (R/W) : 24x (CD), 8x (DVD)
Monitor : 27 inchi (2560 x 1440)
Konektivitas : LAN, WiFi, Bluetooth, Mini Display port, FireWire 9 pin, SD card reader, jack audio

OS : Apple Mac OS X 10.6
Software : Front Row , Apple iCal , Apple iChat , Photo Booth , Apple Safari , Apple Spaces , Apple iTunes , Apple Dashboard , Apple QuickTime , Apple Spotlight , Apple iLife '09 , Apple DVD Player , Apple Quick Look , Apple Address Book , Apple Time Machine , Apple Mac OS X Mail , Apple XCode Developer Tools.

Nilai Benchmark (Xbench 1.3) : 186,36


Kesimpulan:

iMac baru ini secara umum adalah lebih besar dan ringkas dari versi sebelumnya. Ringkas dalam artian tidak banyak kabel yang berseliweran kemana-mana. Pengguna yang berminat bisa memboyong iMac baru ini mulai Rp 17.999.000 hingga Rp. 21.999.000.

Kelebihan:
+ Layar lega, jernih, tidak sakit di mata
+ Suara lantang menggelegar
+ RAM up to 16 GB

Kekurangan:
- Tidak memiliki touchscreen
- Tidak memiliki Blu-ray dan HDMI port ( fw / wsh )

Selasa, 08 Desember 2009

Bada, OS Ponsel Pintar Linux Rancangan Samsung

JAKARTA, KOMPAS.com – Samsung berniat meluncurkan sistem operasi bagi ponsel pintarnya yang berbasis Linux. Namanya Bada.


Bada berasal dari kata Korea untuk “lautan” dan akan menjadi platform yang sepenuhnya terbuka. Jika seorang pengembang bisa menuliskannya, maka Bada akan menjalankannya, begitu harapan Samsung tentang OS yang ada di tataran yang sama dengan Maemo milik Nokia dan proyek Limo dari Linux Mobile Foundation.

Bada diperkirakan akan meluncur pada semester pertama tahun 2010. OS ini juga bisa dikustomisasi lebih lanjut oleh para operator telekomunikasi. Akhir Desember ini, kemungkinan besar para pengembang sudah akan bisa mengintip Bada.

Sementara ini Samsung masih menggunakan platform Symbian dari Nokia. Namun Samsung yakin Bada akan bisa menggantikan Symbian dan juga Windows Mobile, setidaknya di pasar produsen Korea Selatan.
WIEK