Jumat, 08 Januari 2010

iMac Baru, Lebih Besar dan Ringkas

 

Jakarta - Semakin ke depan, nampaknya Apple semakin inovatif dalam membuat mahakarya mereka. iMac terbaru kini telah beredar di pasaran. Berbalut full aluminium, produk ini tersedia dalam dua pilihan: 21,5 inchi dan 27 inchi.

DetikINET pun berkesempatan untuk mencoba salah satunya, yakni iMac 27 inchi. Cukup besar memang. Bahkan dibutuhkan sebuah troli, untuk menggotongnya ke ruang redaksi.

Saat membuka box iMac 27 inchi ini pertama kali, detikINET merasa sedikit aneh. Mengapa tidak ada banyak kabel di sini? Adakah yang kurang?

Nampaknya tidak. Pasalnya dalam box iMac tersebut hanya ada sebuah keyboard wireless dan si tikus ajaib magic mouse. Ya, hanya itu saja. Simple bukan? Satu-satunya kabel yang ada hanyalah kabel power.

Dibanding produk pertamanya di tahun 1998, iMac baru ini terlihat sangat ringkas tanpa kabel yang menjulur kemana-mana. Tentu saja, karena perangkatnya hanya dua itu tadi: keyboard dan mouse.


Keyboard Yang Mengecil dan Tanpa Kabel

Dibanding seri terdahulu, keyboard iMac baru ini terasa simpel, ringan dan tidak ribet. Walau kecil, keyboard ini berukuran full-size, tanpa tombol numerik di sisi kanan yang melebar. Apple sendiri mengklaim ukuran keyboard ini 24 persen lebih kecil dari versi terdahulu.

Begitu iMac telah login, keyboard berbalut aluminium ini langsung terdeteksi dengan baik, tanpa ada konfigurasi yang ribet. Berbekal koneksi bluetooth dengan dua buah baterai AA, keyboard ini masih nyaman digunakan seperti versi pendahulunya.

Saat dijajal detikINET, keyboard ini masih berfungsi dengan sangat baik pada radius sekitar 15 meter, walau terhalang sekat dan kaca. Apple sendiri mengkaim jarak terjauh wireless keyboard ini adalah 27 meter. Sangat cocok untuk digunakan presentasi di ruang meeting berukuran besar.

Tombol power keyboard ini terletak di sisi kanan, sementara untuk pembuka baterainya ada di sisi kiri. Bagi pengguna yang berminat, keyboard ini dijual terpisah seharga US $ 69.


Magic Mouse, Si Tikus Ajaib

Evolusi terbaru dari mouse Apple ini sangat unik. Perangkat ini memiliki kemampuan multi-touch ala layar iPhone maupun trackpad pada Macbook. Tak heran, mouse ini pun dinamai Magic Mouse.

Magic Mouse merupakan penerus Mighty Mouse, perangkat ini bisa tersambung ke perangkat Mac lewat Bluetooth.

Magic Mouse tidak memiliki tombol apapun di permukaannya, apalagi scroll wheel yang umum terdapat pada mouse untuk PC. Untuk navigasi pengguna bisa menggerakkan jarinya di atas permukaan mouse tersebut.

DetikINET sendiri menemui kesulitan saat pertamakali menggunakannya. Mengapa magic mouse tak menjalankan fitur terbarunya? Padahal iMac baru ini telah mengunakan OS X Snow Leopard. Ternyata hanya permasalahan update saja.

Menurut situs Apple, untuk bisa memakainya, sistem yang dipakai minimal adalah Mac OS X v10.5.8 dengan update Wireless Mouse Software 1.0. Jadi walau memiliki update OS X terbaru, jika tanpa update mouse akan percuma.

Piranti yang juga dijual terpisah seharga US $ 69 ini, memiliki chip cerdas di dalamnya. Dengan demikian perangkat ini tak akan bingung membedakan antara sentuhan, gerakan untuk scrolling, gerakan menyapu dengan dua jari bahkan jika pengguna hanya meletakkan jemarinya untuk beristirahat.


LCD Bening Bersuara Menggelegar


LCD baru berukuran 27 inchi ini terlihat lebih jernih dari versi sebelumnya, Dengan teknologi LED, bisa dibilang displaynya hampir mendekati kejernihan Apple Cinema Display.

Dengan resolusi sebesar 2560x1440 --masih kalah dengan Cinema Display 30 inchi-- iMac baru ini cukup nyaman saat digunakan untuk browsing, bekerja atau menyaksikan film berkualitas HD.

Terkait hal ini, detikINET mencoba memutar film Transformers 2 full HD 1080p. Di luar dugaan, ternyata suara yang keluar dari iMac ini sangat menggelegar dan jernih, layaknya menyaksikan film dengan home theatre full set. Padahal iMac ini tak dilengkapi speaker besar yang cukup menyita tempat.

Saat film ini diputar di ruang redaksi detik, kedahsyatan suaranya pun sempat menyedot perhatian seluruh ruangan. Dentuman bass dan keringnya treble pun terdengar jelas. Saat ada yang bertanya: Hey mana speakernya? Jawabnya mudah saja: Tidak ada bung, ini iMac!

Dengan LCD ekstra lega dan kualitas suara yang mumpuni, iMac baru ini juga cocok untuk diletakkan di ruang keluarga, untuk menikmati film-film dari DVD terbaru. Sayang iMac baru ini belum memiliki Blu-Ray.



Spesifikasi:
Prosesor : Intel Core 2 Duo 3.06 Ghz
RAM : 4 GB / 16 GB (max)
GPU : ATI Radeon HD 4670 / 256MB
Storage : 1 TB
DVD Speed (R/W) : 24x (CD), 8x (DVD)
Monitor : 27 inchi (2560 x 1440)
Konektivitas : LAN, WiFi, Bluetooth, Mini Display port, FireWire 9 pin, SD card reader, jack audio

OS : Apple Mac OS X 10.6
Software : Front Row , Apple iCal , Apple iChat , Photo Booth , Apple Safari , Apple Spaces , Apple iTunes , Apple Dashboard , Apple QuickTime , Apple Spotlight , Apple iLife '09 , Apple DVD Player , Apple Quick Look , Apple Address Book , Apple Time Machine , Apple Mac OS X Mail , Apple XCode Developer Tools.

Nilai Benchmark (Xbench 1.3) : 186,36


Kesimpulan:

iMac baru ini secara umum adalah lebih besar dan ringkas dari versi sebelumnya. Ringkas dalam artian tidak banyak kabel yang berseliweran kemana-mana. Pengguna yang berminat bisa memboyong iMac baru ini mulai Rp 17.999.000 hingga Rp. 21.999.000.

Kelebihan:
+ Layar lega, jernih, tidak sakit di mata
+ Suara lantang menggelegar
+ RAM up to 16 GB

Kekurangan:
- Tidak memiliki touchscreen
- Tidak memiliki Blu-ray dan HDMI port ( fw / wsh )

Selasa, 08 Desember 2009

Bada, OS Ponsel Pintar Linux Rancangan Samsung

JAKARTA, KOMPAS.com – Samsung berniat meluncurkan sistem operasi bagi ponsel pintarnya yang berbasis Linux. Namanya Bada.


Bada berasal dari kata Korea untuk “lautan” dan akan menjadi platform yang sepenuhnya terbuka. Jika seorang pengembang bisa menuliskannya, maka Bada akan menjalankannya, begitu harapan Samsung tentang OS yang ada di tataran yang sama dengan Maemo milik Nokia dan proyek Limo dari Linux Mobile Foundation.

Bada diperkirakan akan meluncur pada semester pertama tahun 2010. OS ini juga bisa dikustomisasi lebih lanjut oleh para operator telekomunikasi. Akhir Desember ini, kemungkinan besar para pengembang sudah akan bisa mengintip Bada.

Sementara ini Samsung masih menggunakan platform Symbian dari Nokia. Namun Samsung yakin Bada akan bisa menggantikan Symbian dan juga Windows Mobile, setidaknya di pasar produsen Korea Selatan.
WIEK

Minggu, 08 November 2009





 11 Keunggulan Windows7



JAKARTA - Kehadiran Windows 7 yang baru saja dirilis di Indonesia hari ini, tentunya dilengkapi dengan sejumlah fitur-fitur tambahan yang diklaim Microsoft merupakan penyempurna dari sistem operasi sebelumnya.

Bertempat di Hard Rock Cafe, Jakarta, Kamis (22/10/2009), Microsoft memaparkan keunggulan Windows 7 yang dipenuhi dengan fitur hiburan, tingkatan keamanan yang mumpuni, dan tampilan antar muka diperbaharui, sehingga nampak interaktif dan elegan.

Dan berikut merupakan 11 fitur keunggulan yang di dapat dalam Windows 7,

Windows Taskbar yang Diperbaharui 
Taskbar pada Windows 7 memudahkan kendali dan membantu untuk mengakses program dan file yang dibutuhkan secara lebih cepat. Setiap Windows yang ada di taskbar dapat dilihat secara penuh apabila mouse diarahkan ke windows tersebut. Dengan ukuran ikon yang lebih besar membuatnya mudah di-klik dengan windows ataupun dengan fitur multi-touch Windows 7. Program dan file yang sering digunakan dapat mudah ditempatkan di taskbar untuk pengaksesan lebih cepat.

Jump List
Jump list disetiap program pada menu start dan windows taskbar mempermudah dalam mencari sesuatu. Secara otomatis disusun berdasarkan yang paling baru dan sering dibuka sehingga lebih sedikit waktu yang dibutuhkan untuk mencari lagu favorit, atau file yang baru dikerjakan.

Snap, Shake, Peek
Program dan file yang sering digunakan dapat diakses dengan mudah tanpa desktop menjadi berantakan. Dengan adanya peek, arahkan muse ke kanan bawah taskbar dan semua windows yang terbuka ke arah yang lebuh jauh untuk mengukur ulang (re-size) windows tersebut, sehingga dua windows dapat terbuka pada sisi kana dan kiri secara bersamaan, untuk melakukan perbandingan. 
Dengan shake, klik satu windows dan goyangkan mouse untu minimize windows lauin yang sedang terbuka.

Windows Touch
Fitur layar sentuh telah dimasukan ke dalam Windows 7 dan tersedia pada PC dengan layar sentuh. Dengan fitur layar sentuh, gambar dapat diperbesar dengan menempatkan kedua tangan. Browsing Interner Explorer 8 juga akan semakin mudah denga  fitur ini.

Home Group
Home Group di Windows 7 membuat berbagi file diantar PC da n device di rumah menjadi lebih mudah. Melalui Home Group, PC dengan IWndows 7 dapat secara otomatis mengidntifikasikan dan tersambung dengan yang lannya.

Fastern on, Fastern off
Pengguna Windows 7 akan memperoleh manfaat dari peningkatan kinerja waktu memulai (start-up), resume dan menutup matikan (shut dows) PC yang lebih cepat dan peningkatan power management.

Windows Live Essentials
Komunika dan berbagai layanan merupakan salah satu hal yang penting. Di Windows 7, fitur yang ada di versi Windows sebelumnya akan disediakan secara cuma-cuma melalui program Windows Live Essentials. Pengguna dapat mengakses data offline dan melakukan berbagai hal untuk foto, video dan hal lainnya.

Internet Explorer 8
Berselancar di dunia maya dengan IE 8 semakin matap dengan menyesuaikan keperluan penggunaanya melalu peningkatan di kecepatan, dan smart screen filte, yang membabtu PC tetap aman dengan memberitahu situs yang memiliki potensi bahaya.

Windows Search
Fitur ini dapat mengidentifikasikan lokasi dan membuka file apapun pada PC dari menu start dengan hanya mengetik satu atau dua kalimat.

Web Slices
Fitur ini merupakan yang terbaru di Windows 7 dimana pengguna dapat memotong bagian yang ditargetkan dari sebuah situs yang kemudian ditempatkan di toolbar Internet Explorer 8 untuk referensi yang mudah dan cepat.

Parental Control
Membantu mengatur waktu yang spesifik dan menentukan program, situs serta game yang diperbolehkan untuk diakses anak-anak.


Google Rilis Android 2.0 (Eclair) SDK



JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang kehadiran smartphone terbaru yang menggunakan sistem operasi Android 2.0, Google merilis SDK (software develompment kit) yang bisa digunakan para pengembang untuk membuat aplikasi di Android lebih canggih. Dengan SDK tersebut, banyak aplikasi yang bisa dikembangkan berdasarkan fitur-fitur anyar yang disediakan Android 2.0.

"Menggunakan sinkronisasi baru, account manager, dan contact API (application programming interface), Anda dapat membuat aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk mensinkronisasi perangkatnya ke berbagai sumber kontak," ujar Xavier Ducrochet, kepala bagian teknologi di tim SDK Android dalam blognya.

Selain itu, pengembang juga bisa membuat aplikasi yang membuat penggunanya dapat mengakses berbagai pilihan komunikasi lebih cepat apakah email, SMS, instant messaging, dengan menggunakan fitur Quick Connect. Sementara, dengan Bluetooth API (application programming interface), aplikasi baru kini bisa dilengkapi fitur koneksi peer to peer.


Selain fitur-fitur tersebut, Android 2.0 yang merupakan versi teranyar sistem operasi berbasis open source buatan Google itu dilengkapi sejumlah fitur baru yang belum tersedia pada versi awal. Antara lain, digital zoom pada kamera, kontrol multitouch pada keypad, dan inbox email yang mengombinasikan pesan dari banyak akun. Android 2.0 juga mendukung Exchange untuk pengelolaan email dari pihak ketiga.

Android 2.0 yang sebelumnya disebut dengan kode Eclair merupakan versi pembaruan dari versi sebelumnya yang disebut Donut dan Cupcake. Meski demikian sejumlha perangkat smartphone yang beredar di pasaran akan menggunakan berbagai versi tersebut. Tidak semua perangkat bisa melakukan upgrade ke versi yang lebih tinggi.

Motorola Sholes yang bakal dirilis di AS akhir bulan ini akan menjadi perangkat pertama yang menggunakan Android 2.0 (Eclair).
sumber : kompas

Baru, Google Chrome Operating System



 
MOUNTAIN VIEW, KOMPAS.com — Tak cukup merilis Android sebagai platform sistem operasi berbasis open source, Google juga segera merilis sistem operasi baru yang diberi nama Google Chrome Operating System. Sesuai namanya, sistem operasi tersebut merupakan pengembangan lanjut proyek web browser Chrome yang sudah dirilis Google sejak sembilan bulan lalu.
"Google Chrome OS merupakan proyek baru, terpisah dari Android," tulis Sundar Pichai, VP Product Management and Linus Upson, Engineering Director Google dalam blog resmi Google yang dirilis Selasa (7/7). Kalau Android didesain dari awal untuk bekerja di berbagai perangkat dari ponsel, set top box, netbook Google Chrome OS untuk netbook hingga desktop standar.
Google mengakui bahwa ada irisan antara pemanfaatan Android dan Google Chrome OS nantinya. Namun, hal tersebut akan ditentukan seberapa penting inovasi yang dihasilkan dan manfaat dari penerapannya bagi semua orang, termasuk Google sendiri.
Sistem operasi baru ini dibuat untuk memuaskan para pengguna yang tak bisa lepas dari internet dan dibangun dari platform web browser. Pengguna seperti ini umumnya membutuhkan akses ke browser web dan layanan online secepat mungkin tanpa booting lama untuk menyalakan komputer yang memang sistem operasinya saat ini tidak dibuat khusus untuk akses ke internet. Google Chrome OS akan menjawab tantangan tersebut.
"Kecepatan, kerampingan, dan keamanan merupakan aspek-aspek kunci Google Chrome OS," demikian pernyataan Google dalam blog resminya. Dari sisi kecepatan, perangkat lunak ini membutuhkan spesifikasi perangkat keras rendah dan dapat melakukan booting dengan cepat.
Google Chrome OS pada tahap awal didesain untuk bekerja pada netbook. Akhir tahun ini, Google akan merilisnya ke komunitas open source dan pada tengah tahun 2010 akan tersedia netbook dengan sistem operasi tersebut. Google mengaku telah menjalin hubungan dengan sejumlah vendor komputer.

Jumat, 06 November 2009

 

Snackbot, Robot Pengantar Makanan 

 

WASHINGTON - Di saat tengah merasa lapar, ada kalanya kita malas beranjak mengambil makanan. Terinspirasi dari hal tersebut, para ahli robot di Carnegie Mellon University menciptakan sebuah robot bernama Snackbot.

Para perancangnya mendeskripsikan Snackbot sebagai robot mobile otomatis yang bertugas membawakan makanan dikala kita sedang lapar.

"Snackbot merupakan robot mobile dengan ukuran yang cukup kecil. Dia bergerak dengan roda pada bagian bawah tubuhnya dan mengantarkan makanan ringan bagi mahasiswa kampus, dosen dan para seluruh pekerja di Carnegie Mellon University," kata salah satu perancangnya seperti dikutip dari Live Science, Senin (19/10/2009).

"Kami berupaya menciptakan Snackbot dengan kemampuan gabungan antara multi sensor dan algoritma untuk daya tangkap, kedinamisan bergerak dan berkomunikasi dengan manusia melalui mekanisme verbal dan non verbal," tambahnya.

Hasil penelitian memungkinkan robot dapat bernavigasi di area yang ramai, memiliki kemampuan bersosialisasi dan mendeteksi orang-orang yang berada paling dekat dengannnya. (rah)

Kamis, 05 November 2009

ROPID, Robot Imut yang Ceria


 

TOKYO - Perkembangan robot semakin hari terus berkembang, bahkan robot buatan itu kian mirip saja dengan tingkah laku manusia. Seperti salah satu robot ciptaan terbaru, ROPID, yang didesain seperti anak kecil.

ROPID merupakan robot lucu yang mampu berjalan, berlari, bahkan melompat hampir sempurna seperti anak kecil yang penuh dengan keceriaan. Dengan tubuhnya yang mungil, robot ROPID mampu beraktifitas dengan seimbang, tanpa gerakan yang kaku.

Dilansir melalui Gizmodo, Kamis (29/10/2009), robot tersebut tidak hanya pandai dalam menirukan tingkah laku seperti anak kecil, namun juga mampu menanggapi suara yang mengajaknya berbicara. Tak pelak ini membuat ROPID semakin menggemaskan.

Belum diketahui kapan ROPID akan dijual, besar kemungkinan robot anak-anak ini akan dijual pada saat Natal mendatang, sebagai kado istimewa di hari libur panjang. Robot ini sangat cocok untuk menemani buah hati Anda yang membutuhkan teman untuk bercanda. (tyo)
sumber: okezone